Bandarlampung - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menegaskan bahwa pada tahun 2026 tidak ada pembangunan irigasi baru. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan karena dinilai paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat.
“Mengingat tingkat kebutuhan masyarakat di Provinsi Lampung pada bidang infrastruktur, jalan masih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” ujar Mukhlis, di ruang kerjanya, Senin (26/01).
Mukhlis menjelaskan, bukan berarti sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) tidak membutuhkan anggaran. Namun, berdasarkan skala prioritas, alokasi anggaran saat ini masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur jalan.
“Bukan berarti di bidang PSDA tidak ada kebutuhan, tetapi dilihat dari skala prioritas, anggaran masih didominasi oleh tuntutan pembangunan infrastruktur jalan,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan irigasi yang telah dilakukan selama ini sudah cukup maksimal, sehingga saat ini lebih difokuskan pada pemeliharaan dibandingkan pembangunan baru.
“Bukan berarti tuntutan irigasi tidak ada, tetapi apa yang sudah dilakukan selama ini dinilai cukup maksimal. Karena itu, Pemprov akan lebih memfokuskan pembangunan ke infrastruktur jalan, sementara porsi anggaran PSDA lebih diarahkan pada pemeliharaan,” tegasnya.
Mukhlis menilai, kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung tersebut sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Karena jalan merupakan infrastruktur yang paling mendesak dan paling dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (LW)
